4 Korban Longsor di Jatinangor Ditemukan Tewas
Table of content:
Pada tanggal 2 Januari 2023, sebuah peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Empat orang pekerja dilaporkan tertimbun akibat longsor yang disebabkan oleh robohnya tembok penahan tanah saat proses pembangunan.
Pranata Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengonfirmasi bahwa semua korban telah ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Proses pencarian pun berakhir setelah penggalian dari lokasi yang tertimbun selesai dilakukan.
Waktu evakuasi seluruh korban berjalan serentak dan teratur, dimulai pada pukul 16.55 WIB hingga pukul 19.07 WIB. Dengan ditemukannya korban-korban ini, tim relawan dan petugas dapat melanjutkan proses penanganan yang lebih lanjut.
Deskripsi Detail Kejadian Tanah Longsor di Sumedang
Pada pukul 14.30 WIB, longsor terjadi di Desa Cisempur, Jatinangor. Saat itu, enam orang pekerja sedang melakukan penggalian untuk pemasangan pondasi bangunan TPT, dan tiba-tiba tebing setinggi enam meter di atas lokasi tersebut longsor.
Kejadian ini berlangsung sangat cepat dan membuat para pekerja tidak sempat menyelamatkan diri. Longsor ini dipicu oleh cuaca yang tidak menentu dan kondisi tanah yang telah dilanda hujan dalam waktu yang cukup lama.
Hadi Rahmat menjelaskan lebih lanjut tentang proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR dan BPBD. Mereka bekerja keras dalam kondisi yang sangat sulit untuk mencari dan mengeluarkan korban dari puing-puing longsoran tanah.
Proses Evakuasi dan Penanganan Korban yang Tragis
Tim evakuasi bekerja hingga larut malam, dengan fokus untuk mengangkat semua korban dari lokasi bencana. Proses evakuasi ini melibatkan alat berat dan para relawan yang terlatih, sehingga semua korban berhasil dievakuasi dalam waktu yang tergolong singkat.
Setelah berhasil diangkat, seluruh korban dibawa ke Puskesmas Cisempur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Di tempat tersebut, petugas medis memberikan prognosis mengenai kondisi para pekerja sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut Hadi, dengan ditemukannya seluruh korban, kegiatan pencarian resmi dihentikan. Keluarga dari korban yang sudah menunggu di lokasi pun sudah diberi tahu mengenai kondisi anak mereka.
Penyebab dan Dampak Bencana Alam di Wilayah tersebut
Masyarakat di sekitar lokasi longsor merasa sangat kehilangan atas kejadian ini. Tidak hanya kehilangan nyawa, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi bagi keluarga para pekerja yang terlibat. Mereka mengandalkan pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Ini bukan pertama kalinya bencana longsor terjadi di wilayah Sumedang. Beberapa tahun lalu, berbagai kejadian serupa juga telah menimpa daerah ini, mengingat karakteristik geografisnya yang cenderung rawan terhadap longsor.
Pemerintah daerah saat ini berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan sistem peringatan dini, serta memperkuat infrastruktur agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







