Syarat Vaksin Dengue untuk Anak Saat Orangtua Terkena DBD, Ini Penjelasan IDAI
Table of content:
Demam berdarah dengue (DBD) menjadi isu kesehatan yang semakin menyita perhatian masyarakat, terutama di daerah tropis. Ketika salah satu anggota keluarga mengalami gejala penyakit ini, banyak orangtua merasa cemas dan mulai mencari informasi mengenai langkah-langkah pencegahannya.
Pertanyaan umum yang muncul adalah apakah anak yang tinggal serumah dengan penderita DBD perlu divaksin dengue untuk memperkecil risiko penularan. Hal ini menjadi topik penting untuk dibahas, agar orangtua dapat mengambil keputusan yang tepat tanpa panik berlebihan.
Vaksin dengue menjadi salah satu solusi yang ditawarkan, namun ada berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan. Untuk memahami lebih lanjut, mari kita dalami fakta-fakta menarik seputar vaksin ini.
Vaksin Dengue dan Keamanannya untuk Anak-anak
Vaksin dengue merupakan jenis vaksin yang dirancang untuk melindungi individu dari infeksi virus dengue. Vaksin ini terdiri dari virus dengue yang dilemahkan, sehingga aman untuk diberikan kepada individu yang sehat, termasuk anak-anak.
Penting untuk dicatat bahwa vaksin ini tidak bisa sembarangan diberikan. Sebelum vaksin diberikan, anak-anak perlu menjalani pemeriksaan untuk memastikan bahwa mereka tidak sedang mengalami gejala penyakit.
Menurut ahli kesehatan, vaksin dengue boleh diberikan kepada anak-anak yang tinggal serumah dengan penderita DBD jika mereka dalam kondisi sehat. Ketentuan ini sangat penting untuk diperhatikan oleh orangtua.
Prosedur Vaksinasi Dengue untuk Anak-anak di Rumah
Sebelum melakukan vaksinasi, orangtua perlu memastikan bahwa anak tidak sedang menunjukkan gejala apapun, seperti demam atau gejala lainnya. Jika anak tidak mengalami gejala, vaksinasi dapat dilakukan tanpa ada hambatan.
Namun, jika anak sudah menunjukkan tanda-tanda demam atau gejala mirip DBD, sebaiknya vaksinasi ditunda hingga anak benar-benar sembuh. Hal ini dikarenakan vaksin hidup yang dilemahkan memiliki risiko tersendiri bagi individu yang tidak dalam keadaan sehat.
Orangtua juga diharapkan untuk berkonsultasi dengan dokter anak sebelum mengambil keputusan. Ini penting agar vaksin yang diberikan benar-benar efektif dan aman bagi anak.
Kondisi Khusus yang Perlu Diperhatikan dalam Vaksinasi
Terdapat kondisi khusus tertentu yang membuat anak tidak dapat menerima vaksin dengue. Misalnya, anak dengan sistem imun yang terganggu, baik akibat penyakit atau penggunaan obat-obatan yang menekan sistem imun, tidak boleh divaksin.
Anak yang memiliki riwayat penyakit imunologis harus diperhatikan secara khusus, karena pemberian vaksin pada kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk selalu berdiskusi dengan tenaga medis tentang kondisi kesehatan anak.
Sebagai langkah pencegahan, orangtua juga sebaiknya mendidik anak-anak tentang cara menjaga kesehatan dan menghindari gigitan nyamuk, yang merupakan penyebab utama penularan dengue. Edukasi ini dapat membantu meminimalisir risiko DBD pada keluarga.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







