Daftar Harga BBM 16 Februari 2026, Lengkap dari Pertalite hingga Pertamax
Table of content:
Pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat, terutama dengan adanya penurunan harga yang diumumkan oleh perusahaan penyedia energi. Pada awal bulan ini, perusahaan tersebut mengimplementasikan pengurangan harga untuk beberapa jenis BBM, termasuk produk populer seperti Pertamax dan Pertamax Turbo.
Penurunan harga ini tentunya menjadi angin segar bagi konsumen yang selama ini mengeluhkan tingginya harga bahan bakar. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung berbagai aktivitas ekonomi yang tergantung pada ketersediaan bahan bakar.
Pemberitahuan resmi mengenai harga baru bahan bakar ini telah disampaikan melalui keputusan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Keputusan tersebut menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat atas energi yang terjangkau.
Pengurangan Harga BBM yang Signifikan Mulai Berlaku
Untuk jenis BBM nonsubsidi, beberapa perubahan harga yang mencolok antara lain adalah penurunan pada Pertamax dan Pertamax Turbo. Untuk wilayah yang dikenakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen, harga Pertamax kini berkisar Rp11.800 per liter, turun dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp12.350 per liter.
Sementara itu, Pertamax Turbo mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, menjadi Rp12.700 per liter, dari nilai sebelumnya Rp13.400. Kebijakan ini jelas merupakan langkah strategis dalam mengelola pasokan dan permintaan bahan bakar di pasar.
Selain itu, jenis BBM lainnya seperti Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex juga mengalami penurunan harga. Dexter dan Pertamina Dex kini masing-masing dibanderol dengan harga Rp13.250 dan Rp13.500 per liter, memberikan alternatif yang lebih ekonomis bagi konsumen.
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil di Pasaran
Berbeda dengan BBM nonsubsidi, harga untuk jenis BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap stabil. Pertalite masih dibanderol dengan harga Rp10.000 per liter, sementara Bio Solar tetap di angka Rp6.800 per liter.
Kestabilan harga BBM subsidi ini diharapkan dapat terus memberikan dukungan bagi masyarakat luas, terutama bagi kelompok yang lebih rentan secara ekonomi. Dengan demikian, kita dapat melihat upaya pemerintah untuk menyeimbangkan kepentingan dalam sektor energi.
Dalam konteks ini, penting untuk mempertimbangkan dampak dari kebijakan harga BBM ini terhadap berbagai sektor, dari transportasi sampai industri. Penurunan harga bisa saja berimplikasi positif terhadap biaya operasional dan harga barang dan jasa di pasaran.
Detil Harga BBM di Berbagai Wilayah
Berikut adalah rincian harga BBM untuk beberapa wilayah di Indonesia per tanggal 16 Februari 2026. Di Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertalite tetap di Rp10.000 per liter, sementara Pertamax dibanderol Rp12.100 per liter.
Di area Free Trade Zone (FTZ) Sabang, Pertalite juga berada di harga yang sama, tetapi Pertamax lebih rendah menjadi Rp11.100 per liter. Perbedaan harga antar wilayah ini mencerminkan faktor pajak serta biaya distribusi yang dapat beragam.
Area lain, seperti DKI Jakarta dan Banten, menunjukkan harga yang sedikit lebih tinggi, dengan Pertamax mencapai Rp11.800 per liter dan Pertamax Turbo di Rp12.700 per liter. Ini menandakan adanya variasi yang perlu diperhatikan oleh konsumen saat memilih lokasi pengisian BBM.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now





