Influenza Subclade K Disebut Super Flu, Epidemiolog Mengungkap Alasannya
Table of content:
Jakarta – Super flu kini menjadi sorotan di banyak negara saat musim dingin mendekat. Istilah ini merujuk pada lonjakan kasus influenza yang disebabkan oleh subclade K dari virus A H3N2, yang dipandang sebagai penyebab utama peningkatan infeksi.
Seiring dengan perubahan iklim, pola penyebaran virus ini pun mengalami perubahan. Hal ini membuat super flu menjadi lebih cepat menyebar dibandingkan dengan varian influenza sebelumnya, mengakibatkan kepanikan di kalangan masyarakat.
Menurut epidemiolog Dicky Budiman, super flu sebagai sebutan merupakan rekayasa kata dari media dan masyarakat. Virus influenza memiliki beberapa jenis, dengan strain A dan B yang paling sering menimbulkan wabah musiman.
Pengertian dan Penyebab Super Flu di Masyarakat
Influenza adalah virus yang terbagi menjadi beberapa tipe, khasnya tipe A dan B, yang paling umum menjangkiti manusia. Super flu, sebagai subclade dari H3N2, muncul ketika virus tersebut bermutasi dan menyebar dengan cepat.
Diawal Juni 2025, detectan pertama super flu terjadi di Eropa dan juga Jepang. Dikatakan bahwa subclade ini cenderung muncul lebih awal dalam musim flu, yang seringkali mengganggu perencanaan kesehatan masyarakat.
Penyebaran super flu ini lebih cepat daripada siklus wabah influenza yang biasa terjadi. Dicky menekankan bahwa masyarakat sebaiknya waspada terhadap kecepatan penularan super flu ini yang dapat mengakibatkan lonjakan kasus dalam waktu singkat.
Gejala dan Dampak Super Flu Menurut Ahli
Gejala super flu lebih teridentifikasi dengan jelas dan cenderung lebih parah, terutama di kalangan lansia dan anak-anak. Ini menjadi salah satu alasan mengapa kelompok rentan tersebut sebaiknya mendapatkan vaksinasi secepat mungkin.
Menurut Dicky Budiman, infeksi ini menyebabkan gejala yang lebih berarti, berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini memunculkan banyak pertanyaan tentang efektifitas vaksin yang ada saat ini dalam menghadapi varian baru ini.
Masalah ini juga berpotensi untuk mengganggu sistem kesehatan yang sudah tertekan akibat kondisi kesehatan lainnya. Ini menuntut perhatian lebih dari pihak berwenang dalam penanganannya.
Tantangan dalam Penanganan Super Flu di Beberapa Negara
Pemerintah banyak negara kini menghadapi tantangan baru dalam menangani super flu. Penanganan yang tepat sangat penting untuk meminimalisir dampak dari wabah ini, terutama sebelum musim dingin tiba.
Pendidikan masyarakat tentang pencegahan flu sangatlah krusial. Upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksinasi harus terus dilakukan, apalagi di tengah ancaman super flu yang semakin nyata.
Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah dengan melakukan kampanye kesehatan yang menyasar kelompok rentan, agar mendapat perhatian ekstra. Hal ini bisa menjadi langkah awal dalam memerangi penyebaran virus ini sebelum terlambat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







