Jayanti Tangerang Terendam Banjir Setinggi 4 Meter, 2884 Jiwa Terdampak
Table of content:
Empat desa di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, baru-baru ini menghadapi situasi darurat akibat banjir yang cukup parah. Ketinggian air bahkan mencapa 4 meter, mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi untuk menjamin keselamatan mereka.
Menurut keterangan Camat Jayanti, Yandri Permana, lebih dari 2.884 jiwa dari sekitar 1.054 keluarga terkena dampak bencana ini. Luapan Sungai Cidurian menjadi penyebab utama dari bencana banjir yang melanda area tersebut.
“Kenaikan air dari Sungai Cidurian sangat mengejutkan dan menyebabkan banjir meluas,” ungkap Yandri. Ketinggian air bervariasi dari 30 sentimeter hingga mencapai puncaknya di 4 meter.
Keadaan Terparah di Perumahan Taman Cikande
Di antara lokasi yang paling parah terkena dampak adalah RT 04, RW 03 di Perumahan Taman Cikande. Di area ini, ketinggian air bahkan sudah mencapai atap rumah-rumah penduduk.
“Di Taman Cikande terdapat 702 keluarga yang terdampak dengan ketinggian air yang mencapai 4 meter,” tambahnya. Fenomena ini jelas menunjukkan betapa seriusnya bencana yang melanda kawasan tersebut.
Sebanyak ratusan rumah tercatat terendam, dengan ketinggian air yang bervariasi. Penduduk yang selamat terpaksa mencari perlindungan di tempat yang lebih aman, seperti balai warga dan masjid.
Evakuasi Warga dan Penanganan Darurat
Tim petugas gabungan terlihat berjibaku melaksanakan proses evakuasi warga. Proses ini melibatkan berbagai kalangan mulai dari balita hingga orang tua dan masyarakat dengan disabilitas.
Warga yang terpaksa mengungsi diangkut menggunakan perahu karet dan rakit bambu. Selain itu, pihak berwenang juga membantu memindahkan kendaraan milik warga agar tidak tenggelam dalam genangan air.
Yandri melaporkan bahwa sejauh ini, sudah ada sekitar 500 warga yang berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Dapur umum dan posko kesehatan juga telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan basic warga terdampak.
Kondisi Logistik dan Kesehatan di Pengungsian
Yandri menjelaskan bahwa stok logistik saat ini dianggap cukup untuk makan siang dan malam para pengungsi. Namun, mereka tetap melanjutkan koordinasi dengan dinas sosial untuk memastikan pasokan berikutnya.
Keberadaan dapur umum sangat penting dalam situasi ini untuk memastikan warga dapat memenuhi kebutuhan makannya. Selain itu, adanya posko kesehatan memudahkan penanganan medis bagi mereka yang membutuhkan.
Pemeriksaan kesehatan pun menjadi prioritas utama guna mencegah penyebaran penyakit yang mungkin muncul akibat kondisi yang tidak higienis di tempat pengungsian.
Tragedi di Perumahan Mutiara Pluit
Di tempat lain di Kota Tangerang, seorang anak bernama Onil (9) mengalami pengalaman mengerikan saat tenggelam di genangan banjir. Peristiwa ini terjadi saat dia bermain di sekitar kawasan Perumahan Mutiara Pluit yang juga terendam banjir.
Beruntung, Onil berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Ibu Onil saat itu berada di lantai dua rumah mereka dan tidak kunjung menyadari bahaya yang terjadi.
Petugas kepolisian setempat menyatakan bahwa kondisi Onil sekarang sudah pulih dan mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Kejadian ini mencerminkan risiko besar yang dihadapi anak-anak di tengah bencana seperti ini.
Menyikapi Bencana dengan Kesiapsiagaan
Potensi banjir besar seperti di Tangerang ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kesiapsiagaan menghadapi bencana alam menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh semua elemen masyarakat.
Melalui sosialisasi yang baik, masyarakat diharapkan dapat memahami langkah-langkah yang perlu diambil ketika menghadapi situasi serupa. Keberadaan sistem peringatan dini dan jalur evakuasi juga sangat krusial demi keselamatan warga.
Pihak berwenang perlu memastikan bahwa infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air diperbaiki agar mampu mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan. Hal ini perlu dilakukan agar tidak ada lagi korban jiwa dalam peristiwa yang bisa diantisipasi.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









