Polisi Jateng Gunakan Bodycam Saat Bertugas, Rekam Pelayanan dan Penindakan
Table of content:
Polda Jawa Tengah baru-baru ini meluncurkan inisiatif baru yang menarik perhatian publik. Sejumlah personel kini dibekali dengan kamera badan atau body camera saat menjalankan tugas di lapangan, sebuah langkah yang diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.
Inovasi ini muncul sebagai respons terhadap tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan interaksi antara polisi dan masyarakat dapat berlangsung lebih baik serta meminimalisir potensi konflik.
Memperkuat Akuntabilitas dan Transparansi dalam Kepolisian
Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa penggunaan body camera merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akuntabilitas anggota kepolisian. Ia menegaskan pentingnya dokumentasi yang akurat dalam menunjukkan profesionalisme saat menjalankan tugas sehari-hari.
“Dengan rekaman visual dan suara, kami dapat memberikan bukti yang jelas tentang tindakan yang diambil,” ungkap Artanto. Keberadaan body camera ini diharapkan juga akan menjamin pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Penggunaan bodycam ini bukan hanya untuk kepentingan internal, tetapi juga untuk melindungi masyarakat. Dalam situasi tertentu, rekaman tersebut dapat digunakan sebagai sumber validasi atas tuduhan yang mungkin tidak berdasar terhadap anggota kepolisian.
Rekaman Audio Visual sebagai Alat Bukti Hukum
Keberadaan body camera di Polda Jawa Tengah bukan hanya sekadar inovasi teknologi, melainkan juga cita-cita untuk menegakkan keadilan. Rekaman audio visual yang dihasilkan memiliki nilai hukum dan dapat digunakan dalam proses penyidikan. Hal ini memberikan dukungan lebih dalam setiap langkah yang diambil oleh pihak kepolisian.
“Rekaman kami bisa digunakan untuk evaluasi dan penyidikan, membuat kami lebih transparan,” jelas Artanto. Di era digital seperti sekarang, bukti-bukti ini menjadi sangat penting dalam proses pengambilan keputusan hukum.
Dengan KUHAP yang baru diterapkan, body camera semakin relevan. Pengaturan dalam undang-undang ini menetapkan bahwa pemeriksaan terhadap seseorang harus direkam, menambah kekuatan hukum dari setiap dokumentasi yang dihasilkan oleh anggota kepolisian.
Transformasi Hukum di Indonesia Melalui Teknologi
Penerapan body camera adalah bagian dari upaya lebih besar yang mencakup transformasi hukum di Indonesia. Keberadaan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2025 memberikan landasan hukum yang kuat untuk reformasi dalam penegakan hukum. Sejak diberlakukannya pada 2 Januari 2026, berbagai hal baru mulai diterapkan, salah satunya adalah penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas.
Penggunaan body camera ini juga menjadi indikasi bahwa institusi kepolisian semakin terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Dengan cara demikian, hubungan antara polisi dan publik dapat diperbaiki dan diperkuat.
Artanto menekankan bahwa langkah ini menggambarkan komitmen kepolisian untuk mengatasi berbagai tantangan dalam penegakan hukum. Polda Jateng berharap bahwa semua anggota dapat mematuhi standar yang telah ditetapkan dalam Undang-undang untuk menjaga kredibilitas institusi.
Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Body Camera
Meskipun implementasi body camera di Polda Jateng menjanjikan banyak manfaat, ada tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah pelatihan dan adaptasi anggota kepolisian terhadap penggunaan teknologi ini. Penting bagi mereka untuk memahami cara kerja serta etika yang menyertainya.
Sebagai bagian dari pelatihan, anggota diharapkan dapat memanfaatkan segala potensi yang ada dalam body camera. Ini termasuk bagaimana merekam informasi yang relevan dan memastikan bahwa data tersebut aman dari penyalahgunaan.
Tantangan lain yang perlu diperhatikan adalah perlunya mekanisme untuk menangani data yang dihasilkan. Pengelolaan yang tepat diperlukan untuk memastikan bahwa data tidak jatuh ke tangan yang salah, sekaligus mematuhi peraturan perlindungan data pribadi.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








