Target Transjakarta Layanan 400 Juta Penumpang Tahun Ini
Table of content:
Jakarta merupakan salah satu kota besar yang menghadapi tantangan transportasi yang signifikan. PT Transportasi Jakarta, yang sering disingkat sebagai Transjakarta, memiliki rencana ambisius untuk melayani lebih dari 400 juta pelanggan di tahun ini.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyatakan bahwa pada tahun lalu, perusahaan ini berhasil melayani sekitar 372 juta penumpang. Pencapaian ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan transportasi di Ibu Kota.
Welfizon juga menambahkan bahwa hingga triwulan ketiga tahun ini, Transjakarta telah mencatatkan hampir 300 juta pelanggan. Target tinggi ini mencerminkan optimismenya dalam terus meningkatkan aksesibilitas transportasi di Jakarta.
Transformasi Layanan Transportasi Publik di Jakarta
Sebuah transformasi besar terjadi di Transjakarta sejak tahun 2015, ketika perusahaan ini beralih dari Unit Pelaksana Teknis menjadi perusahaan terbatas. Langkah ini tidak hanya merubah struktur organisasi, tetapi juga mendefinisikan kembali misi dan visi layanan kepada masyarakat.
Welfizon menekankan bahwa orientasi perusahaan kini lebih fokus pada pelayanan publik daripada sekadar operasional bus. Hal ini mengarah pada pengembangan inisiatif yang lebih baik bagi penumpang dan masyarakat Jakarta secara keseluruhan.
Dalam setiap langkah transformasi, Transjakarta melakukan survei untuk mendengarkan kebutuhan warga. Dengan pendekatan ini, mereka berharap layanan yang diberikan semakin relevan dan sesuai dengan harapan pengguna.
Pencapaian Cakupan Layanan yang Meningkat Drastis
Saat ini, cakupan layanan Transjakarta telah mencapai 91,8 persen wilayah Jakarta. Ini berarti sembilan dari sepuluh warga dapat menjangkau halte dalam waktu lima hingga sepuluh menit berjalan kaki. Angka ini mencerminkan keberhasilan transisi menuju jaringan transportasi yang lebih inklusif.
Welfizon menjelaskan, dengan keberadaan halte-halte yang mudah dijangkau, kemungkinan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi pun makin tinggi. Pendekatan ini sangat penting dalam mewujudkan kota yang lebih ramah lingkungan.
Ketidakpastian dalam keadaan lalu lintas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi. Namun, dengan jaringan yang semakin tersambung, warga Jakarta kini memiliki lebih banyak pilihan untuk bepergian dengan efisien.
Menuju Era Smart Mobility di Jakarta
Pada tahun-tahun mendatang, Transjakarta berencana untuk berfokus pada pengembangan sistem smart mobility. Ini akan mencakup integrasi antara berbagai moda transportasi yang ada dan memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki pengalaman pengguna.
Gagasan ini melibatkan penggunaan aplikasi dan sistem informasi yang memungkinkan penumpang mendapatkan informasi real-time tentang layanan. Dengan demikian, pengguna dapat membuat keputusan yang lebih baik mengenai perjalanan mereka.
Welfizon menegaskan bahwa smart mobility bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana pelayanan publik dapat lebih berorientasi pada kebutuhan warga. Ini menciptakan sebuah ekosistem transportasi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kota.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







